This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Nilai dan Deskripsi Nilai Pendidikan Budaya dan Kaarakter Bangsa

Latar belakang :

Persoalan budaya dan karakter bangsa, antara lain :

  1. Korupsi
  2. Kekerasan
  3. kejahatan seksual
  4. perusakan
  5. perkelahian massa
  6. kehidupan ekonomi yang konsumtif
  7. kehidupn politik yang tidak produktif

Pengertian Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa:
Pendidikan:

adalah suatu usaha yang sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik.


Budaya:
Keseluruhan sistem berpikir, nilai, moral, norma, dan keyakinan (belief) manusia yang dihasilkan masyarakat.


Karakter:
Watak, tabiat, akhlak, atau kepribadian seseorang yang terbentuk dari hasil internalisasi berbagai kebajikan (virtues) yang diyakini dan digunakan sebagai landasan untuk cara pandang, berpikir, bersikap, dan bertindak.


Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa :
Suatu usaha sadar dan sistematis dalam mengembangkan potensi peserta didik agar mampu melakukan proses internalisasi, menghayati nilai-nilai menjadi kepribadian mereka dalam bergaul di masyarakat, dan mengembangkan kehidupan masyarakat yang lebih sejahtera, serta mengembangkan kehidupan bangsa yang bermartabat.

 

 Nilai dan Deskripsi Nilai Pendidikan Budaya dan Kaarakter Bangsa :

 

NILAI

DESKRIPSI

1. Religius

Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

2. Jujur

Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

3. Toleransi

Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya.

4. Disiplin

Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

5. Kerja Keras

Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar dan tugas, serta menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

6. Kreatif

Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

7. Mandiri

Sikap dan perilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

8. Demokratis

Cara berfikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

9. Rasa Ingin Tahu

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

10. Semangat Kebangsaan

Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

11. Cinta Tanah Air

Cara berfikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

12. Menghargai Prestasi

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, dan mengakui, serta menghormati keberhasilan orang lain.

13. Bersahabat/Komunikatif

Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

14. Cinta Damai

Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya.

15. Gemar Membaca

Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

16. Peduli Lingkungan

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

17. Peduli Sosial

Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

18. Tanggung-jawab

Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

 

Sumber :

Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian Dan Pengembangan Pusat Kurikulum,

Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa, Jakarta 2010

INDIKATOR KEBERHASILAN SEKOLAH DAN KELAS DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN BUDAYA DAN KARAKTER BANGSA

 

NILAI

Deskripsi

INDIKATOR SEKOLAH

INDIKATOR KELAS

1. Religius

Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, serta hidup rukun dengan pemeluk agama lain.

Merayakan hari-hari besar keagamaan.

Memiliki fasilitas yang dapat digunakan untuk beribadah.

Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk melaksanakan ibadah.

Berdoa sebelum dan sesudah pelajaran.

Memberikan kesempatan kepada semua peserta didik untuk melaksanakan ibadah.

2. Jujur

Perilaku yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang selalu dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

Menyediakan fasilitas tempat temuan barang hilang.

Tranparansi laporan keuangan dan penilaian sekolah secara berkala.

Menyediakan kantin kejujuran.

Menyediakan kotak saran dan pengaduan.

Larangan membawa fasilitas komunikasi pada saat ulangan atau ujian.

Menyediakan fasilitas tempat temuan barang hilang.

Tempat pengumuman barang temuan atau hilang.

Tranparansi laporan keuangan dan penilaian kelas secara berkala.

Larangan menyontek.

3. Toleransi

Sikap dan tindakan yang menghargai perbedaan agama, suku, etnis,pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang berbeda dari dirinya

Menghargai dan memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh warga sekolah tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, status ekonomi, dan kemampuan khas.

Memberikan perlakuan yang sama terhadap stakeholder tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, dan status ekonomi.

Memberikan pelayanan yang sama terhadap seluruh warga kelas tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, status sosial, dan status ekonomi.

Memberikan pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus.

Bekerja dalam kelompok yang berbeda.

4. Disiplin

Tindakan yang menunjukkan perilaku tertib dan patuh pada berbagai ketentuan dan peraturan.

Memiliki catatan kehadiran.

Memberikan penghargaan kepada warga sekolah yang disiplin.

Memiliki tata tertib sekolah.

Membiasakan warga sekolah untuk berdisiplin.

Menegakkan aturan dengan memberikan sanksi secara adil bagi pelanggar tata tertib sekolah.

Menyediakan peralatan praktik sesuai program studi keahlian (SMK).

Membiasakan hadir tepat waktu.

Membiasakan mematuhi aturan.

Menggunakan pakaian praktik sesuai dengan program studi keahliannya (SMK).

Penyimpanan dan pengeluaran alat dan bahan (sesuai program studi keahlian) (SMK).

5. Kerja Keras

Perilaku yang menunjukkan upaya sungguh-sungguh dalam mengatasi berbagai hambatan belajar, tugas dan menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya.

Menciptakan suasana kompetisi yang sehat.

Menciptakan suasana sekolah yang menantang dan memacu untuk bekerja keras.

Memiliki pajangan tentang slogan atau motto tentang kerja.

Menciptakan suasana kompetisi yang sehat.

Menciptakan kondisi etos kerja, pantang menyerah, dan daya tahan belajar.

Mencipatakan suasana belajar yang memacu daya tahan kerja.

Memiliki pajangan tentang slogan atau motto tentang giat bekerja dan belajar.

6. Kreatif

Berpikir dan melakukan sesuatu untuk menghasilkan cara atau hasil baru dari sesuatu yang telah dimiliki.

Menciptakan situasi yang menumbuhkan daya berpikir dan bertindak kreatif.

Menciptakan situasi belajar yang bisa menumbuhkan daya pikir dan bertindak kreatif.

Pemberian tugas yang menantang munculnya karya-karya baru baik yang autentik maupun modifikasi.

7. Mandiri

Sikap dan prilaku yang tidak mudah tergantung pada orang lain dalam menyelesaikan tugas-tugas.

Menciptakan situasi sekolah yang membangun kemandirian peserta didik.

Menciptakan suasana kelas yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk bekerja mandiri.

8. Demokratis

Cara berpikir, bersikap, dan bertindak yang menilai sama hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

Melibatkan warga sekolah dalam setiap pengambilan keputusan.

Menciptakan suasana sekolah yang menerima perbedaan.

Pemilihan kepengurusan OSIS secara terbuka.

Mengambil keputusan kelas secara bersama melalui musyawarah dan mufakat.

Pemilihan kepengurusan kelas secara terbuka.

Seluruh produk kebijakan melalui musyawarah dan mufakat.

Mengimplementasikan model-model pembelajaran yang dialogis dan interaktif.

9. Rasa Ingin Tahu

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya untuk mengetahui lebih mendalam dan meluas dari sesuatu yang dipelajari, dilihat, dan didengar.

Menyediakan media komunikasi atau informasi (media cetak atau media elektronik) untuk berekspresi bagi warga sekolah.

Memfasilitasi warga sekolah untuk bereksplorasi dalam pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya.

Menciptakan suasana kelas yang mengundang rasa ingin tahu.

Eksplorasi lingkungan secara terprogram.

Tersedia media komunikasi atau informasi (media cetak atau media elektronik).

10. Semangat Kebangsaan

Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan diri dan kelompoknya.

Melakukan upacara rutin sekolah.

Melakukan upacara hari-hari besar nasional.

Menyelenggarakan peringatan hari kepahlawanan nasional.

Memiliki program melakukan kunjungan ke tempat bersejarah.

Mengikuti lomba pada hari besar nasional.

Bekerja sama dengan teman sekelas yang berbeda suku, etnis, status sosial-ekonomi.

Mendiskusikan hari-hari besar nasional.

11. Cinta Tanah Air

Cara berpikir, bersikap, dan berbuat yang menunjukkan kesetiaan, kepedulian, dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, lingkungan fisik, sosial, budaya, ekonomi, dan politik bangsa.

Menggunakan produk buatan dalam negeri.

Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.

Menyediakan informasi (dari sumber cetak, elektronik) tentang kekayaan alam dan budaya Indonesia.

Memajangkan: foto presiden dan wakil presiden, bendera negara, lambang negara, peta Indonesia, gambar kehidupan masyarakat Indonesia.

Menggunakan produk buatan dalam negeri.

12. Menghargai Prestasi

Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk menghasilkan sesuatu yang berguna bagi masyarakat, mengakui, dan menghormati keberhasilan orang lain.

Memberikan penghargaan atas hasil prestasi kepada warga sekolah.

Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi.

Memberikan penghargaan atas hasil karya peserta didik.

Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi.

Menciptakan suasana pembelajaran untuk memotivasi peserta didik berprestasi.

13. Bersahabat/

Komuniktif

Tindakan yang memperlihatkan rasa senang berbicara, bergaul, dan bekerja sama dengan orang lain.

Suasana sekolah yang memudahkan terjadinya interaksi antarwarga sekolah.

Berkomunikasi dengan bahasa yang santun.

Saling menghargai dan menjaga kehormatan.

Pergaulan dengan cinta kasih dan rela berkorban.

Pengaturan kelas yang memudahkan terjadinya interaksi peserta didik.

Pembelajaran yang dialogis.

Guru mendengarkan keluhan-keluhan peserta didik.

Dalam berkomunikasi, guru tidak menjaga jarak dengan peserta didik.

14. Cinta Damai

Sikap, perkataan, dan tindakan yang menyebabkan orang lain merasa senang dan aman atas kehadiran dirinya

Menciptakan suasana sekolah dan bekerja yang nyaman, tenteram, dan harmonis.

Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan.

Membiasakan perilaku warga sekolah yang tidak bias gender.

Perilaku seluruh warga sekolah yang penuh kasih sayang.

Menciptakan suasana kelas yang damai.

Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan.

Pembelajaran yang tidak bias gender.

Kekerabatan di kelas yang penuh kasih sayang.

15. Gemar Membaca

Kebiasaan menyediakan waktu untuk membaca berbagai bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Program wajib baca.

Frekuensi kunjungan perpustakaan.

Menyediakan fasilitas dan suasana menyenangkan untuk membaca.

Daftar buku atau tulisan yang dibaca peserta didik.

Frekuensi kunjungan perpustakaan.

Saling tukar bacaan.

Pembelajaran yang memotivasi anak menggunakan referensi,

16. Peduli Lingkungan

Sikap dan tindakan yang selalu berupaya mencegah kerusakan pada lingkungan alam di sekitarnya dan mengembangkan upaya-upaya untuk memperbaiki kerusakan alam yang sudah terjadi.

Pembiasaan memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah.

Tersedia tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan.

Menyediakan kamar mandi dan air bersih.

Pembiasaan hemat energi.

Membuat biopori di area sekolah.

Membangun saluran pembuangan air limbah dengan baik.

Melakukan pembiasaan memisahkan jenis sampah organik dan anorganik.

Penugasan pembuatan kompos dari sampah organik.

Penanganan limbah hasil praktik (SMK).

Menyediakan peralatan kebersihan.

Membuat tandon penyimpanan air.

Memrogramkan cinta bersih lingkungan.

Memelihara lingkungan kelas.

Tersedia tempat pembuangan sampah di dalam kelas.

Pembiasaan hemat energi.

Memasang stiker perintah mematikan lampu dan menutup kran air pada setiap ruangan apabila selesai digunakan (SMK).

17. Peduli Sosial

Sikap dan tindakan yang selalu ingin memberi bantuan pada orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

Memfasilitasi kegiatan bersifat sosial.

Melakukan aksi sosial.

Menyediakan fasilitas untuk menyumbang.

Berempati kepada sesama teman kelas.

Melakukan aksi sosial.

Membangun kerukunan warga kelas.

18. Tanggung jawab

Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang seharusnya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

Membuat laporan setiap kegiatan yang dilakukan dalam bentuk lisan maupun tertulis.

Melakukan tugas tanpa disuruh.

Menunjukkan prakarsa untuk mengatasi masalah dalam lingkup terdekat.

Menghindarkan kecurangan dalam pelaksanaan tugas.

Pelaksanaan tugas piket secara teratur.

Peran serta aktif dalam kegiatan sekolah.

Mengajukan usul pemecahan masalah.

 

Sumber :

Kementerian Pendidikan Nasional Badan Penelitian Dan Pengembangan Pusat Kurikulum,

Pengembangan Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa, Jakarta 2010

TAXONOMI TUJUAN PENDIDIKAN (BLOOM, KARTHWORL, SIMPSON)

Jenjang Istilah yang Digunakan:

Bidang Kemampuan Intelek / Pengetahuan (Cognitive Domain)

1. Pengetahuan (Knowledge)

a. Istilah untuk TIU

  • Tahu istilah-istilah umum
  • Tahu hal-hal terperinci
  • Tahu metode dan prosedur
  • Tahu konsep-konsep dasar
  • Tahu prinsip-prinsip

b. Istilah untuk kata kerja dasar TIK

  • Mendefinisikan (defines)
  • Melukiskan (describes)
  • Memberi nama (labels)
  • Mencocokkan (matches)
  • Menamakan (names)
  • Membuat garis besar (out lines)
  • Menyatakan kembali (reproduces)
  • Memilih (select)
  • Menyatakan (states)

2. Pemahaman (Comprehension)

a. Istilah untuk TIU

  • Memahami fakta dan prinsip
  • Menginterprestasikan secara lisan
  • Menginterprestasikan bagan grafik
  • Mengubah bahan tulisan kata-kata menjadi rumus
  • Memperkirakan akibat-akibat yang akan terjadi
  • Membenarkan metode dan prosedur

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Mengubah (converts)
  • Mempertahankan (defends)
  • Membedakan (distinguishes)
  • Memperkirakan (estimates)
  • Menjelaskan (explains)
  • Menyatakan secara luas (extends)
  • Menarik kesimpulan umum (generalizes)
  • Memberi contoh (gives examples)
  • Menarik kesimpulan (infers)
  • Melukiskan dengan kata-kata sendiri (paraphrases)
  • Meramalkan (predicts)
  • Menuliskan kembali (re write)
  • Menyimpulkan (summarizes)

3. Penerapan (Application)

a. Istilah untuk TIU

  • Menerapkan konsep dan prinsip terhadap situasi-situasi yang baru
  • Menerapkan hokum dan teori pada situasi praktis
  • Memecahkan persoalan-persoalan matematis
  • Mengkomunikasikan bagan dan grafik

b. Istilah untuk TIK

  • Mengubah (changes)
  • Menghitung (computes)
  • Mendemonstrasikan (demonstrates)
  • Menemukan (discovers)
  • Mengerjakan dengan teliti (manipulates)
  • Membuat modifikasi (modifies)
  • Menjalankan (operates)
  • Meramalkan (predicts)
  • Menyediakan (prepares)
  • Menghasilkan (produces)
  • Menghubungkan (relates)
  • Menunjukan (shows)
  • Memecahkan (solves)
  • Menggunakan (uses)

4. Analisis

a. Istilah untuk TIU

  • Mengenali anggapan yang tidak dinyatakan
  • Mengenali kesalahan logika dalam memberi alas an
  • Membedakan antara fakta dan kesimpulan
  • Mengevaluasi hubungan antara data
  • Menganalisa struktur organisasi suatu karya

b. Istilah untuk TIK

  • Memecahkan, menguraikan (breaks down)
  • Membuat diagram (diagrams)
  • Membeda-bedakan (differentiates)
  • Memisah-misahkan (discriminates)
  • Membedakan (distinguish)
  • Mengidentifikasi (identifies)
  • Menggambarkan (illustrates)
  • Menarik kesimpulan (infers)
  • Membuat garis besar (out lines)
  • Menunjuk (point out)
  • Menghubungkan (relates)
  • Memilih (selects)
  • Memisahkan (separates)
  • Memerinci (subdivides)

5. Sintesis (synthesis)

a. Istilah untuk TIU

  • Menulis suatu tema yang tersusun baik
  • Memberi ceramah tersusun baik
  • Menulis suatu naskah pendek yang kreatif
  • Mengusulkan suatu rencana untuk suatu percobaan
  • Mengintregasikan pelajaran dari berbagai bidang ke dalam suatu rencana untuk memecahkan suatu masalah
  • Merumuskan suatu bagan untuk menggolongkan objek kajadian-kejadian atau pikiran

c. Istilah untuk TIK

  • Menggolong-golongkan (categorizes)
  • Menggabungkan (compiles)
  • Menyusun (composes)
  • Mencipta (creates)
  • Mencipta rencana (devices)
  • Merancang (designs)
  • Menjelaskan (explains)
  • Membangkitkan (generates)
  • Merencanakan (plans)
  • Menyusun kembali (re-organisizes)
  • Merevisi (revises)
  • Menulis kembali (re-write)
  • Menyimpulkan (summarizes)
  • Menceritakan (tells)
  • Menulis (writes)

6. Evaluasi (Evaluation)

a. Istilah untuk TIU

  • Menimbang konsistensi yang logis dari bahan tertulis
  • Menimbang seberapa jauh kesimpulan disokong oleh data
  • Menimbang nilai suatu karya dengan menggunakan criteria intern
  • Menimbang nilai suatu karya dengan menggunakan suatu tetapan luar yang baik

b. Istilah untuk TIK

  • Menilai (appraises)
  • Memperbandingkan (compares)
  • Menyimpulkan (concludes)
  • Mempertentangkan (contracts)
  • Mengkritik (criticizes)
  • Melukiskan (describes)
  • Membeda-bedakan (distinguishes)
  • Menjelaskan (explains)
  • Mempertimbangkan kebenaran (justifies)
  • Menginterprestasikan (interprets)
  • Menghubungkan (relates)
  • Menyimpulkan (summarizes)
  • Menyokong (supports)

Bidang Sikap (Affective Domain)

1. Kemauan menerima (receiving)

a. Istilah untuk TIU

  • Mendengarkan dengan perhatian
  • Menunjukkan kesadaran akan pentingnya belajar
  • Menunjukkan sensitifitas akan keperluan manusia dan persoalan-persoalan masyarakat
  • Menerima berbagai kebiasaan
  • Menerima segala integritas dengan baik

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Bertanya (asks)
  • Memilih (chooses)
  • Mengikuti (follows)
  • Melukiskan (describes)
  • Memberi (gives)
  • Berpegang teguh (holds)
  • Melokalisir (locates)
  • Mengidentifikasi (identifies)
  • Memberi nama (names)
  • Menunjuk (points out)
  • Memilih (selects)
  • Duduk tegak (sits erect)
  • Menjawab (replies)
  • Menggunakan (uses)

2. Kemauan menanggapi (responding)

a. Istilah untuk TIU

  • Melengkapi pekerjaan rumah yang ditentukan
  • Mentaati peraturan-peraturan sekolah
  • Ikut serta dalam diskusi-diskusi sekolah
  • Melengkapi karya laboratory
  • Suka rela melaksanakan tugas-tugas khusus
  • Menyukai menolong orang lain

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Menjawab (answers)
  • Membantu (assists)
  • Menghimpun (complies)
  • Menyesuaikan (conform)
  • Memperbincangkan (discuses)
  • Menyambut (greets)
  • Menolong (helps)
  • Mempertunjukkan (performs)
  • Mempraktekkan (practices)
  • Mengemukakan (presents)
  • Membaca (reads)
  • Mendeklamasikan (recites)
  • Memilih (selects)
  • Memberitakan (tells)
  • Menuliskan (writes)

3. Berkeyakinan (Valuing)

a. Istilah untuk TIU

  • Menunjukkan kepercayaan akan proses demokrasi
  • Menghargai kepustakaan dengan baik
  • Menghargai peranan pengetahuan (lain subjek) dalam kehidupan masyarakat
  • Menunjukkan perhatian dan kesejahteraan orang lain
  • Menunjukkan sikap pemecahan masalah
  • Menunjukkan rasa wajib terhadap perbaikan masyarakat

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Melengkapi (completes)
  • Menggambarkan (describes)
  • Menjelaskan (explains)
  • Mengikuti (follows)
  • Membeda-bedakan (differentiates)
  • Membentuk (forms)
  • Memprakarsai (initiates)
  • Mengajak (invites)
  • Bekerja sama (joins)
  • Mempertimbangkan kebenaran (justifies)
  • Mengusulkan (proposes)
  • Membaca (reads)
  • Melaporkan (reports)
  • Memilih (selects)
  • Mempelajari (studies)

Bertukar pengalaman (shares)

4. Penerapan Karya (Organization)

a. Istilah untuk TIU

  • Mengenal perlunya keseimbangan antara kebebasan dan tugas tanggung jawab dalam demokrasi
  • Mengenal peranan perencanaan yang sistematis dalam pemecahan masalah
  • Menerima tanggung jawab akan perilakunya sendiri
  • Merumuskan rencana kehidupannya yang selaras dengan kemampuannya, perhatiannya, dan keyakinannya

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Terikat (adheres)
  • Mengubah (alters)
  • Mangkombinasikan (combines)
  • Melengkapi (completes)
  • Mempertahankan (defends)
  • Menjelaskan (explains)
  • Menarik kesimpulan
  • Mengidentifikasi (identifies)
  • Mengintegrasi (integrates)
  • Membuat modifikasi (modifies)
  • Menyusun (orders)
  • Mengorganisasi (organizes)
  • Mempersiapkan (prepares)
  • Menghubungkan (relates)
  • Mensintetis (synthesis)

5. Ketekunan, Ketelitian (Characteristic by a value or value complex)

a. Istilah untuk TIU

  • Menunjukkan keinsafan yang benar
  • Menunjukkan kepercayaan diri untuk bekerja sendirian
  • Mempraktekkan kerja sama untuk aktifitas golongan
  • Menggunakan langkah-langkah objektif dalam memecahkan masalah
  • Menunjukkan ketekunan, ketelitian, dan disiplin pribadi
  • Mempertahankan kebiasaan yang sehat

b. Istilah kata kerja TIK

  • Bertindak (acts)
  • Membeda-bedakan (discriminates)
  • Memperagakan (displays)
  • Mempengaruhi (influence)
  • Mendengarkan (listens)
  • Membuat modifikasi (modifies)
  • Mempertunjukkan (performs)
  • Mempraktekkan (practices)
  • Mengusulkan (proposes)
  • Mencapai keahlian (qualifies)
  • Mempersoalkan (question)
  • Merevisi (revises)
  • Melayani (serves)
  • Memecahkan (solves)
  • Menggunakan (uses)
  • Memeriksa kebenaran (verifies)

Bidang Psikomotor (Psychomotor Domain)

1. Persepsi (perseption)

a. Istilah untuk TIU

  • Mengenal kegagalan pemakaian/kerusakan mesin dan suaranya
  • Menghubungkan rasa makanan dengan kebutuhan bumbunya
  • Menyelaraskan musik dengan gerak tarian tertentu
  • b. Istilah kata kerja untuk TIK
  • Memilih (chooses)
  • Melukiskan (describes)
  • Mendeteksi (detects)
  • Membedakan (differention)
  • Mengenal (identifies)
  • Memisahkan (isolates)
  • Memilih (selects)

2. Kesiagaan (set)

a. Istilah untuk TIU

  • Mengetahui langkah-langkah untuk melicinkan kayu
  • Mendemonstrasikan posisi badan yang tepat untuk memukul bola
  • Menunjukkan keinginan mengetik secara efisien

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Memulai (begins)
  • Mempertontonkan (displayed)
  • Menjelaskan (explains)
  • Memindahkan (moves)
  • Meneruskan (proceed)
  • Bereaksi (reacts)
  • Menjawab (response)
  • Menunjukkan (shows)
  • Memulai (starts)
  • Bersukarela (volunteers)

3. Respon Terarah (Guide Response)

a. Istilah untuk TIU

  • Memukul bola golf sebagaimana telah didemonstrasikan
  • Meletakkan plaster pertolongan sebagaimana telah didemonstrasikan
  • Menentukan urutan yang paling baik menyiapkan makanan

b. Istilah kata kerja TIK

  • Memasang (assembles)
  • Menyesuaikan (builds)
  • Membangun (constructs)
  • Membongkar (dismantles)
  • Mempertontonkan (displays)
  • Membedah (dissects)
  • Mengikatkan (fastens)
  • Membetulkan (fixes)
  • Menggiling (grinds)
  • Memanaskan (heats)
  • Mengerjakan (manipulates)
  • Mengukur (measures)
  • Menambal (mends)
  • Mencampur (mixes)
  • Mensketsa (sketches)
  • Mengerjakan (works)

4. Mekanisme (Mechanism)

a. Istilah untuk TIU

  • Menulis rapi dan dapat dibaca
  • Memasang alat-alat laboratorium
  • Menjalankan projector slide
  • Mendemonstrasikan langkah tarian sederhana

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • (serupa dengan daftar respon terarah)

5. Respon Nyata yang Komplek (Complex Overt Response)

a. Istilah untuk TIU

  • Menggunakan gergaji listrik dengan terampil
  • Mendemonstrasikan cara yang paling benar dalam berenang
  • Mendemonstrasikan keterampilan dalam mengendarai mobil
  • Memainkan biola dengan terampil
  • Mereparasi alat listrik dengan cepat dan tepat

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • (serupa dengan daftar respon terarah)

6. Adaptasi (Adaptation)

a. Istilah untuk TIU

  • Menyesuaikan cara bertennis dengan cara penantang
  • Merubah cara berenang sesuai dengan gelombang air

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Menyesuaikan (adapts)
  • Mengubah (alters charges)
  • Mengatur kembali (re-ranges)
  • Mengatur kembali (re-organizes)
  • Merivisi (revises)
  • Memvariasikan (varies)

7. Organisasi Penciptaan yang Baru (Origination)

a. Istilah untuk TIU

  • Menciptakan langkah tarian
  • Menciptakan komposisi musical
  • Merancang stel pakaian baru

b. Istilah kata kerja untuk TIK

  • Mengatur (arranges)
  • Mengubah (composed)
  • Mengkombinasikan (combines)
  • Membangun (constructs)
  • Menciptakan (creates)
  • Merancang (designs)
  • Memulai (originates)

Sunber :

KEMENTERIAN PENDIDIKAN NASIONAL

BADAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN

PUSAT KURIKULUM

(Materi Workshop Kurikulum KTSP Sekolah Dasar Tingkat Provinsi Jatim Tahun 2011)